Terima kasih, jangan datang lagi.
Kenapa kau muncul?
Terima kasih, kau beri kebahagiaan dalam mimpi. Kau tanya, kenapa aku diam saja.
Aku hanya bersandar didadamu, sembari kupejamkan mata. Hingga laju motor sampai didepan rumah dan aku harus turun meninggalkanmu.
Oh tidak. Aku menangis saat bangun dan pagi tiba.
Detak jantung ini terus berdesir
Rasa bersalah yang berkecamuk
Dosa ini harus dihukum,
Jangan makan jangan minum hingga maghrib tiba.
Aku hanya diam
Karna ini tak pantas diceritakan
Satu kartu yang kuterima dari search Google.
Bergambar sabit besar
Cut saja, itu maknanya.
Terima kasih
Dan aku harus menutup pintuku kembali
Rapat rapat,
Kalau tidak aku akan menangis lagi penuh penyesalan.
#ojokumat@q#

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda