Selasa, 03 Januari 2023

3 Januari, HAB 77 KEMENAG

Bersyukur adalah hal terbaik dalam setiap hembusan nafas. Pagi ini upacara HARI AMAL BHAKTI KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA KE 77. Undangan saya Terima lewat japri pegawai tata usaha dan langsung dikonfirmasi oleh kepala sekolah secara lisan kepada saya. 
Sudah pasti ini menjadi kewajiban yang harus ditunaikan. Gerimis pagi mengiringi persiapan ku ngadeg  pakaian lurik busana nusantra . Hujan mulai sirna berganti cahaya langit cerah mengantar perjalananku ke wonosari pagi ini. Berjajar motor di sepanjang trotoar depan gedung Rumah Dinas Bupati Gunungkidul. Rupanya aku masih beruntung, satu celah lagi cukup untuk memarkirkan sepeda motorku. Kusapa seorang guru perempuan masih muda berperawakan kecil. Setelah berkenalan, beliau adalah guru SD Wediwutah. Tentu kami akan jadi satu barisan pleton GPA ( Guru Pendidikan Agama). Oh ya, namanya bu Elsa. 

Suasana lapangan yang ramai. Guru laki- laki dan perempuan beradu percakapan keakraban. Hampir semua hape berada di genggamna masing masing, dan terlihat asyik dimainkan. Entah menulis status atau selfi dengan teman teman." Hemm... Gimana toh barisan ini. Kok putus nyambung... " Komentar ku lirih. 
Lewat pengeras suara sudah digembar gemborkan agar kami meluruskan barisan, namun tetap saja belum diindahkan. 
Komandan pleton menyisir barisan ke belakang. Mereka mengenakan  seragam atasan kemeja putih dan bawahan celana hitam. Mereka berpeci dan berselempang kain. Sembari menyisir barisan mereka tersenyum memerintahkan jadi tiga bersab barisannya. Begitu ramah dan penuh senyum bapak bapak pleton ini mengatur barisan. Ini pemandangan yang biasa saya lihat jika memasuki kawasan kantor kementrian agama kabupaten, pegawainya selalu ramah dan murah senyum. Pasukanpun menuruti si pleton dan berusaha memenuhi celah celah kosong didalam barisan. Alhamdulillah, lebih rapi. 
Sebelum upacara dimulai, bapak bapak peleton ini menoleh ke belakang sambil tersenyum memberi komando " Jangan ada yang main hape ya bapak ibu... ! ". Tangannya melambai, memeberi isyarat larangan. Seluruh peserta menyelipkna hape ditas atau sakunya masing masing seolah perintah komandan harus di indahkan. 

Pelakasnaaan sangat khidmat . Semua petugas upacara melkasnaakan tugas dengan baik. Pembawa acara, suaranya begitu menggema. Paduan suara dari kelompok RA menyanyikan lagu mars kementrian agama dengan begitu membahana. Kelompok marching band dari MAN Wonosari yang sangat pantas dan piawai memainkan musik drumbannya. Komandan upacara,Petugas pengibar bendera,Pembaca UUD, Doa dan semuanya berhasil melaksanakan tugas dengan baik. 

Sesaat peserta panik, karna serangan gerimis dan cuaca yang berubah gelap pada detik-detik pengibaran bendera. Namun hanya sesaat. Tatkala bupati gunungkidul memulai membacakan amanatnya, langit kembali cerah sampai selesai upacara, matahari terlihat terang benderang. Jika ini sebuah filosofi yang bermakna tentu artinya habis gelap terbitlah terang. Selamat Hari Amal Bhakti ke 77 untuk kemenag. Semoga Allah meridhoi setiap usaha dan doa yang dipanjatkan. Saya bangga menjadi bagian dari Guru Pendidikan Agama Islam yang diopeni kementrian Agama.
#alhamdulillah 'ala kulli hal#



1 Komentar:

Pada 4 Januari 2023 pukul 00.05 , Blogger Sumarjiyati mengatakan...

Sayang aq ra melu selpi...🥰 Slmt Hari Amal Bakti Kementrian Agama. Semoga menjadi moment terbaik untuk kita bisa mengemvan amanah dan mninhktkn dedikasi sebagai ASN..aamiin..

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda