Selasa, 24 November 2020

Mengingatmu dalam Doa

Selamat pagi
Selamat hari Guru Nasional
Ucapan dan doa dariku
untuk para guru dimasa lalu dan untuk yang masih berjuang di masa kini .
Guru TKku, namanya Ibu Sumilah.
Suara keras tapi tidak galak ,tak kenal lelah.
Aku yang cengeng ini selalu menangis saat ibuku tidak menungguiku belajar di sekolah.
Ibu guru itu yang menggendongku, setiap hari. 
Ibu guru itu yang membuat aku bernyanyi riang setelah menangis sesegukan.
Semoga Allah mencatat kasih sayangnya sebagai amal ibadah.
Guru Sd saya , namanya ibu sudjari. Ibu begitu tegas. Saat pertama bertemu, ibu menyahut tanganku dari kedua orang tuaku dan membawaku ke kelas baru untuk memilih tempat duduk. Tidak tau sikapnya ini menghilangkan rasa takut untuk ditinggal ibuku pulang. Hari pertama saya belajar di SD, saya sudah lebih baik. Saya nyaman bersama ibu sudjari. Setahun yang lalu saya bertemu dengan beliau di sebuah hajatan. say cium tangannya dan menunjukan ketakziman, namun beliau membungkukkan badannya pula merasa bahwa saya adalah tamu undangan biasa. Saya bilang saya murid ibu, namun ibu kelihatan canggung . Berulang kali beliau menunjukkan jempolnya untuk mempersilahkan aku segera duduk menikmati suguhan. Kelas 6, saya memiliki guru yang melekat di hati. Namanya Bapak Sukirman, kalau tidak salah beliau dari Kulon Progo. Pak kirman membimbing saya menulis halus dan mengikutkan saya lomba menulis tegak bersambung beberapa kali. Namun prestasi menulis saya hanya sampai tingkat kabupaten. Pak Kirman mengajarkan saya dan teman - teman cara membuat kue apem. Hasilnya enak dan empuk. Terakhir saya bertemu beliau di SD dimana saya mengajar. Beliau bertugas sebagai pengawas silang dan mengawas ujian nasional di tempat saya mengajar. ketika melihat saya , beliau hanya tersenyum saja. Tidak ada kesempatan saya untuk menghaturkan salam lebih lama. Pak Kirman sering membuat soal berbahasa jawa, dan ada nama saya dalam soal itu. Saya juga pernah diumumkan sebagai juara umum saat penerimaan rapor kelas 5. Terima kasih pak Guru , semoga kasih sayangmu kepada saya menjadi teladan bagi saya dan akan saya terapkan pada siswa -siswa saya. Di SMP saya memiliki guru favorit. Namanya bapak Sudarta. Beliau guru bahasa Inggris yang sangat kreatif . Beliau membawa gambar gambar yang harus ditebak dengan berbahasa inggris saat membuka pelajaran. beliau pernah memberi saya nilai bahasa inggris tertinggi di kelas saat ujian. Saat ini beliau menjadi guru bahasa inggris anak saya. Beliau tidak berubah, berati beliau awat muda. Saat saya belajar di SMK, tak hanya satu dua guru yang aku kagumi . Semuanya saya kagum. Mereka hebat dalam mentransfer ilmu pengetahuan. Semua ilmunya mumpuni. Semakin lama perpisahan dengan guru SMK, semakin membekas ilmu yang diberikan. Ilmunya aplikatif dan menjawab persoalan yang ada dalam pekerjaan saya. Di hari guru ini , hati saya penuh dengan luapan kebanggaan pada guru guru saya. Ilmunya akan abadi sepanjang hayat. Semoga menjadi ilmu manfaat yang tidak akan terputus pahalanya. Aamiin. Doa saya, Semoga saya menjadi guru yang bermanfaat pula untuk anak anak solih- solihah penerus bangsa.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda