Kemenangan Sejati
Pernahkah menyakiti orang lain tanpa sengaja ??
Itulah akibat dari kelemahan komunikasi dengan media sosial.
Apa yang kita tulis, akan dibaca orang . Tidak mesti orang membaca dengan intonasi benar sesuai dengan kehendak penulisnya.
Kita sebagai penulis sedang ingin becanda , ternyata pembaca salah mengintonasikan kalimatnya.
Akibatnya kita dihujat habis habisan. Kita dikirimi kalimat kalimat pedas jauh diluar sangkaan kita.
Apa yang seharusnya kita lakukan?
1. Membaca kalimat darinya dengan tenang dan cermat.
2. Tidak buru buru membalas, agar kita mendapatkan kalimat yang bijak.
3. Mencoba menyapa dengan pelan, meminta maaf dan mengatakan bahwa kita tidak sengaja menyakitinya.
Ternyata tindakan tersebut tidak membuahkan hasil. Dia justru lebih marah dan tidak percaya dengan ketulusan kita. Dia mengeluarkan semua yang ada dihatinya, bahkan masa lalu yang membuat dia tertekan karna kita. Waduhhh,
Padahal kita sama sekali tidak merasa menekannya atau menyalahinya.
Bagaimana ini?
Tetaplah tenang,
Jika memang tidak mau menerima maaf kita,saran kita, maka diam adalah emas. Pastikan kamu bukan yang mengakhiri chat. Pastikan kata katamu tidak lebih tinggi darinya. Semakin dia marah maka berikan dia kalimatyang halus dan lembut seolah kamu adalah orang yang tidak pernah marah.
Kenapa harus begitu?
Agar story' di chat itu kamu menjadi seorang yang benar. Semakin hari chat itu akan menunjukan siapa yang buruk. Dan akhirnya kamu akan membengkan konflik itu. Itulah pemenang sejati.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda