Sabtu, 07 November 2020

Antara Pilkada dan Lagu Gundul Gundul Pacul

Gunungkidul, sebuah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. 
Sebentar lagi akan mengadakan pemilihan kepala daerah.
Hanya sekedar mengingatkan, bahwa calon kepala daerah harus mengenal lagu gundul gundul pacul sebelum memangku jabatannya.
Gundul Gundul Pacul diciptakan olah kanjeng Sunan Kalijaga. Sebagai salah satu wali songo, tentu lagu itu bukan sebagai tembang saja tapi mengandung pesan dakwah yang luar biasa untuk diresapi.
Mari kita ingat apa isi pesan dari lagu gundul gundul pacul.
***
Gundul Gundul Pacul Cul
Gembelengan
Nyunggi nyunggi wakil kul 
Gembelengan
Wakul ngglempang segane dadi sak latar
Wakul ngglempang Segane dadi sak latar.
***
Gundul berarti kepala ,kepala adalah raja atau gambaran seorang pemimpin.
Nyunggi pacul artinya memanggul cangkul. Yang ada di kepala raja adalah cangkul, meskinya  mahkota.
Cangkul adalah lambang kepentingan  rakyat kecil yang harus selalu dijunjung tinggi bahkan sampai diatas kepala oleh seorang pemimpin.
Gembelengan artinya mengayun kepala dengan angkuh dan sombong.
Pemimpin yang gembelengan itu banyak ditemui , dan bahkan tetap dipilih oleh rakyat. Mereka memilih karna diberi duit atau karna diberi janji manis.
Nyunggi nyunggi wakul artinya memanggul wadah nasi . Wadah nasi tersebut adalah lambang amanah rakyat. Pemimpin yang membawanya harus hati hati, harus bertanggung jawab. Jangan sampai gembelengan dan mengabaikan ,apalagi menyelewengkan wewenang.
Wakul ngglempang ,Segane dadi sak latar artinya wadah nasi tumpah , dan nasinya tumpah ke tanah menjadi barang yang sia sia.
Begitu pula pada pemimpin yang akan kita pilih nanti.
Yakinkan calon pemimpin yang dipilih adalah orang yang tepat. Bisa membawa amanah rakyat dengan bertanggung jawab. Rakyat akan menjadi makmur dan daerahnya menjadi baldatun toyyibatun warobbun Ghofur. Aamiin.
#melek memilih#

#Day5AISEIWritingChallenge.

2 Komentar:

Pada 8 November 2020 pukul 01.30 , Blogger Sumarjiyati mengatakan...

Aamiin..smg tdk salah pilih.ternyta luar biasa filosofi lgu gundul2 pacul.

 
Pada 8 November 2020 pukul 03.43 , Blogger Pak D Susanto mengatakan...

Sang Sunan, layaknya orang Jawa, memberi nasihat dengan tersamar.

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda