Rindu
Kemeruk ramai bergemuruh
Dalam dada yang sedang sibuk
Tak sempat memikirkan kekasih
Aku duduk bersimpuh
Memasang Indra terpeka dalam jiwa
Tatkala nama kekasih disebut
Berdesir , seperti mendengar desingan
Ketika cerita tentang kekasih itu dimulai, gemuruh itu kian lirih
Semakin Indra jiwa tertuju,
Maka semakin indah cerita cerita tentang kekasihku itu
Bukan manusia biasa
Karna dijauhi dia mendekat
Dibenci dia memaafkan
Aku tenggelam dalam cerita kemuliaan kekasihku
Air mata dipelupuk , siap mewakili sejuta perasaan
Kenapa aku rindu
Bukankah jauh hari aku melupakannya
Dalam sayup syair doa
Kutemukan nikmat
Seolah kekasihku bisa memberi syafaatnya untukku
Hari ini telah kubuktikan
Cintaku pada kekasihku
Meskipun tidak sebanding dengan cintanya
Tak makan,tak minum, menjaga lisan dan hati
Kebahagiaan telah hadir
Rinduku terobati

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda