Kamis, 17 Desember 2020

Setelahnya Kita Kemana

Pala penat
Pengen istirahat

Pekerjaan kelar
Perutnya lapar

Bersama teman 
Serasa nyaman

Menuju bakso balungan
Ini menu yang diceritakan teman,
Tetelannya empuk
Balungan juga empuk

Tempat yang unik, seperti suasana ruang tamu yang mewah
Taman, akuarium, dan sofa yang gimana gitu...

Jikalau tidak karna pekerjaan yang sudah selesai,
Pastilah memilih duduk dikursi bertatap laptop seharian,
Kayak kemeren.
Kini perut kenyang, kembali ke tempat tugas, menanti jam pulang.
Dirumah tentu ada yang membahagiakan lagi.
Kehangatan akhir pekan yang kurindu.


# saat di bakso pak pri, dringo #
# semoga bersih covid yaaa#
# dalam LindunganNya #


TUGAS AKHIR SEMESTER

Bismillaah...
Jumat, 18 Desember 2020.
Hari pengambilan rapor SMA .
Menanti jadwal protokol covid jam 9 sampai jam 10.
23 orang tua siswa diundang untuk mengambil Laporan Capaian Hasil Kompetensi .
Beberapa siswa belum tuntas dalam penilaian , 
Entah karna susah mengerjakan, atau kendala pandemi covid yang membuat guru tidak berhasil menagih tugas siswa.
Kliwir merah , simbol mapel yang belum tercapai kompetensinya.
Semestinya orang tua tahu kondisi ini, sehingga dapat membantu guru memotivasi putra putrinya menyelesaikan tugas.

Siswa juga mesti tahu tanggung jawabnya, sehingga tidak membuat guru dua kali kerja memperbaiki rapor yang kosong.

Bahan evaluasi bersama bahwa covid menguji kesabaran guru, menguji tanggung jawab siswa dan menguji kepedulian orang tua terhadap anaknya.

Keadaan boleh saja sulit, namun pendidikan dan hak anak tidak boleh dibuat sulit.

Guru berusaha mencari celah yang bisa ditembus,agar ilmu bisa tersampaikan dengan baik, anak anak paham, dan target ketercapaian kompetensi tercapai.

Siswa harus taat dengan arahan dan petunjuk guru. Aktif menyimak grup kelas, membuat daftar ceklis tugas semua mapel , dan respon terhadap tagihan guru. 
Belajar keras dengan membaca, Googling dan konsultasi kepada guru mata pelajaran agar materi benar benar dipahami, tidak hanya menghitung jumlah halaman buku yang terlewati.

Orang tua, menyiapkan waktu untuk mendengarkan anak bercerita tentang KBM daring nya, membelikan buku buku pendukung, memberi bonus uang jajan, dan menunggui siswa saat ujian.
Orang tua jangan berkeluh kesah terhadap keadaan ini karna akan mematahkan semangat belajar putra putrinya dalam belajar.
Jika orang tua merespon keadaan dengan tenang dan solutif, maka anakpun akan berlaku demikian.
Mari kita berdoa dan berjuang bersama.
# pendidikan Indonesia - jangan melemah #

Rabu, 16 Desember 2020

Khusus anakku XI IPS 2

Assalamu'alaikum wr.wb
Bismillaah,
Permisi nak,
Ibu ingin menulis
Diiring gerimis dan pekerjaan rapot ibu yang belum usai.

Anakku XI IPS 2 yang ibu banggakan,
Hari ini H- 1 penerimaan rapor.
Biasanya kalian lalu lalang didepan kantor guru, menanyakan apa yang belum tuntas , mapel apa yang harus remisi.
Tapi hari ini suasana beda.
Masa Pandemi dimana kita tidak diijinkan ketemu.
Hanya nama nama siswaku yang disebut beberapa guru.
Karuniadi...
Satria....
Dan 9 anak lainnya yang disebut namanya, jadi ada 11 anak.
Mereka belum tuntas pada mapel tertentu.
Barangkali masih ada mapel lain dan nama siswa lain lagi yang meskinya disebut, tapi karna kasus yang ringan atau kebaikan bapak ibu guru maka nama nama yang lain tidak muncul.

Hemz, semula hati ibu berdesir...
Siapa saja yang akan membuat ibu sibuk hari ini. Pasti banyak, batin ibu.

Namun ternyata tidak seburuk yang ibu sangka.
11 anak , tidak tuntas pada 3 mapel.
Ini jumlah yang sedikit.
Saya bangga, jumlah itu kecil dibanding kelas lain.
Saya terharu, anak anak saya yang nakal dan malas ternyata TIDAK NAKAL DAN TIDAK MALAS.

11 anak itu hanya belum respon secara cepat saja. Bukan karna malas dan nakal.
Seandainya nilainya kosong, biarlah terima saja rapormu dengan ikhlas.
Nanti suatu hari kamu akan temui ibu dan bilang kalau kamu telah menyelesaikan/ menyusulkan tugasnya.

Ibu akan minta nilai perbaikan untuk rapormu kepada guru guru mapel, dan akan memberikan rapormu dengan nilai yang lengkap.

Bantu ibu untuk itu, agar rapor kalian baik dan lengkap.

Kiranya itu, yang ingin ibu sampaikan. Jikalau besok saya harus ketemu dengan orang tuamu, ibu tidak akan bilang apa apa, karna keadaan masa covid sehingga tidak ada komunikasi lama dengan orang tua.

Yang penting kamu sudah tau apa yang harus kamu lakukan setelah melihat hasil rapornya.
Apa saja?
1. Tingkatkan semangat belajar
2. Perbaiki nilai yang belum baik
3. Lengkapi nilai kosong dengan menyusulkan tugas.
4. Ibadahnya ditingkatkan yaa.

Semoga anak anakku sehat semua,
Bisa memanfaatkan waktu libur dengan sebaik baiknya.

Salam rindu dari ibu
Doa terbaik untukmu

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Minggu, 13 Desember 2020

Katanya dia gusar

Seorang istri curhat kepada ku tentang sikap suaminya belakangan ini.
Suaminya yang biasanya riang, menelponnya saat bekerja, menanyakan anaknya sedang apa, tiba tiba diam.
Menjelang tidur, biasanya mereka suka menonton film bersama sambil berbincang saling melepas lelah. Tapi malam ini katanya suaminya tidur mendahului. Dua malam sebelumnya suaminya pulang larut malam terus.

Pulang kerja suami juga tidak mengajak bicara.
Jika ditanya oleh si istri dia menjawab pas Pasan saja.
Marah tidak kelihatan, senang kok tidak juga kelihatan.
Si istri jadi gusar.
Pertanyaan sana sini diajukan untuk mencari dimana persoalan suami tersembunyi, namun tetap tidak ketemu.
Si istri juga sedang banyak pekerjaan. Tak hanya pekerjaan rumah tangga tapi pekerjaan bisnisnya juga padat. Namun karna sikap suaminya itu, berulang kali dia kehilangan fokus. 
Tiap kali pikirannya lepas dari topik yang sedang dihadapi. Semua lupa, semua terlewat. Sesekali dia menepuk dahi, "aduuuuh" tandanya dia jengkel dengan kelupaannya tersebut.
Sampai petang hari dia ngaku, bahwa dia lupa mandi.

Betapa besar pengaruh suaminya dalam pikirannya.
Betapa pekerjaannya yang begitu penting sampai dia kesampingkan, padahal hanya tidak dipandang suaminya. Dia coba lakukan kebaikan kepada keluarga suami, tetap saja suami tidak peduli ,apalagi sampai mengapresiasi ceritanya. Dia coba memegang hape berlama lama di kamar mandi agar suami tanya dan memperhatikannya, tapi tetap tidak dapat perhatian.
Ah,saya harus gemana???, katanya.
Dia mengaku tak enak makan, tak enak tidur, tak mau buatkan minum suami, tak mau mengantar suami sampai pagar rumah, bahkan pura pura tidur jika suami pulang larut. Pokoknya males deh .... Katanya.
Andaikan sampai dimarahi atau dipukul oleh suami,apa yang akan terjadi kepadanya.
Oh tidak....

Saya hanya berpesan kepadanya.
Komunikasi itu penting dalam sebuah hubungan.
Suami jangan diam jika ada masalah, si istri jangan malu bertanya ada apa?
Karna kalau hanya menunggu dan membiarkan, akan mengacaukan urusan lain yang sama sama penting dan harus cepat diselesaikan.

Rabu, 09 Desember 2020

Coblosan Kepala Daerah Dimasa Pandemi

TPS 01, hanya bisa memfoto dari jauh, karna petugas tak ijinkan memfoto jarak dekat. Maunya sih Selfi sebagai bukti bahwa aku telah memakai hak pilihku dalam pemilihan Bupati Gunungkidul.

Berdoa ,semoga pilihanku tidak salah. Awalnya ragu ragu, tapi aku harus punya pilihan.
Aku melihat visi misi calon sebelum sampai pada giliranku mencoblos.

Semoga baik calon yang kupilih,
Semoga amanah siapapun yang jadi pimpinan.
Bagaimanapun dimana bumi dipijak disitu langit dijinjing , jika golput, berarti tidak bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi. Kebaikan atau keburukan.

#pilkada 9 Desember 2020#

Selasa, 08 Desember 2020

Kabar Untuk Ayah

Ayah, apakah kau baik baik saja.
Ketika ayah sudah bersama  yang kuasa atas diri ayah, maka aku tidak akan khawatir lagi.
Bukankah orang yang bersamamu adalah sebaik baik kasih sayang dan sebaik baik penolong, maka itu tak putus harapan agar dia tidak memberi tempat yang buruk bagi ayah.
Aku berharap dia akan memberi waktu kepada ayah untuk bertemu anak cucu saat rindu. Dan dia akan mengijinkan ayah untuk istirahat dengan tenang.

Ayah, betapa ayah tidak tau . Usiaku sudah melewati masa remaja. Tak seperti waktu ayah pergi 16 tahun lalu.Aku sudah jadi orang tua untuk dua cucumu sekarang. 
Betapa mereka sangat mengagumkan. Yang besar tumbuh dengan sederhana dan kalem. Kalau ayah tau, pasti bangga dengan watak nya yang penuh bijaksana. 
Cucu yang satunya baru tiga tahun. Andai ayah bisa melihatnya, pastilah kau juga tak henti dengan memberi kekudangan.
Dia hitam tapi pakai pakaian apapun pasti luwes. Dia tau kalau pernah punya Kakung yang berkumis, tapi kadang lupa. Dia hanya bisa melihat kakungnya yang sekarang. Tak tau, pasti dia juga bingung bila ku tunjukan fotomu sementara Kakung yang ada bukan yang difoto .

Cucumu yang satu, juga kian besar . Sudah hampir masuk TK. Ini lho yang anak nya adek.

Itu yang rambutnya keriting, matanya bening. Tak sempat mengerti kakungnya dulu. 
Waktu ayahnya mengucap ijab saja aku tak kuat. Mereka pasangan yang sangat muda. Aku tak bisa menunda, karna mereka sudah sering berdua kemana mana , aku takut tak bisa menjaga adik dengan baik. Makanya mereka buru buru aku nikahkan. Bagaiamana jika ayah ada, apakah ayah mendukungku?

Tentu saja aku tidak menyesal akan hal ini. Rumah tangga mereka baik dan rukun. Jarang mereka bertengkar. Mereka membesarkan anaknya dengan baik, bahkan sering anakku aku titipkan pada mereka.

Selain sibuk bekerja aku juga malas, 
Adek iparku yang mengurus semua pakaianku. 
Biarkan saja, asal dia tidak keberatan dan kecapekan.
Ayah tenang saja aku akan jaga semuanya.

Ayah, kau juga harus tau keadaan ibu sekarang. Dia baik, sehat. Sekalipun dia sudah punya suami, tapi ayahlah yang terbaik baginya. Siapapun takkan bisa menggantikan. Sekalipun ada Kakung baru dirumah yang sudah kami terima,kami sayangi dan kami cintai, namun posisi ayah tetap utuh dalam kehormatan yang tinggi.
Ayah, aku bekerja sebagai guru sesuai keinginanmu. Semoga engkau bangga yaa...
Aku berdoa selalu , agar engkau mendapatkan kenikmatan karna ilmuku yang kuabdikan,karna harta yang ku sedekahkan.
Ayah,
Kau lihat dari kejauhan saja. Itu rumah tempatku menjaga ibu, merindumu bersama anak dan cucu cucumu. Tenanglah....,aku tak kekurangan apapun. Aku menabung untuk tabungan sekolah anak anakku nanti. Tapi jika aku tak mampu atau kekurangan aku akan minta kepada mu. Tinggalan ayah masih utuh, aku akan gunakan jika perlu saja.

Ayah, kiranya itu kata ceritaku. Obat rindu dikala aku kepengen ketemu denganmu. Seseorang akan menyampaikan rindu dan baktiku untukmu.
Seseorang berjanji, akan mempertemukan kita suatu saat nanti.

#desember2020#di UKS sekolah#

Sabtu, 05 Desember 2020

Nek Udan Terno Sekolah

Semalam aku mimpi mau jadi manten. Firasat apa ini?
Mak byar...istighfar berulang kali. Semoga semua baik baik saja.
Aku langsung meminta suamiku untuk menghubungi paman yang ada di RS. Bagaimana kondisi Simbah buyut Kakung. Suami segera sholat subuh dan mencari nomor tujuan.
Simbah kritis katanya.

Layar hape selalu online. Memanjat doa semoga ada keajaiban . 
Memang sudah lama Simbah gerah. Sepertinya gula basah, walaupun dokter belum memastikan.

Tiga hari ini Simbah tidak bisa menelan makanan. Luka di di kaki juga tidak kunjung sembuh.
Kemarin sore suami membawanya ke RS. Pelita Husada, namun piha rumah sakit curiga, jangan jangan covid. Maka Simbah dirujuk ke RSUD Wonosari. Untuk menjalani test rapid, keluarga dimintai tanda tangan.
Dilema, diiyakan atau ditolak. Karna semua menginginkan Simbah segera dirawat intensif, maka di iyakan.
Siapa yang akan bertanggung jawab jika iya... Kata pihak RSUD.

Jam 8 Simbah semakin memburuk.
Dari luar kaca seperti sudah tak bernafas. Perawat segera tiba, memeriksa dan memberi berita duka itu.
Innalillaahi wa Inna ilaihi rooji'uun.

Semua tak berdaya melihat,dari luar jendela kaca.
Apalagi paman yang ada diruangan sendirian. Pastilah butuh kekuatan untuk melawan ketakutan dan kesedihan.

Simbah berpulang dalam status menunggu hasil test. Walaupun hasil belum dipastikan covid,tapi pemakaman harus dengan cara korban covid.
Itulah yang menyayat hati kami dan keluarga.
Kami ingin dekat sama Simbah, ingin merawat Simbah untuk yan terakhir kali. Kami ingin menyolatkan Simbah bersama seluruh anak cucunya, tapi tak bisa.

Dua jam menunggu pengurusan Simbah di RSUD. Pada saat dimandikan, keluarga dipanggil agar bisa masuk ke ruang jenazah, di ijinkan melihat.... Yaa melihat saja tubuh Simbah yang lemah itu dimandikan petugas berseragam APD.Prosea memandikan sama dengan jenazah non covid, semua rukun terpenuhi sampai diwudhukan. Suami akan mengambil foto, di ijinkan oleh petugas, tapi kemudian suami berubah pikiran. Tidak sampai hati melihat raga Simbah, apalagi sampai menunjukan fotonya ke keluarga dirumah. Cara mengkafaninya juga sama dengan jenazah non covid. Hanya sebelum lembar terakhir, harus dilapisi plastik dulu, baru kemudian dibalut kafan terakhir.
Jenazah dimasukkan peti, dimiringkan dan diganjal pakai "gelu" kemudian menunjukkan kepada keluarga kalau tali tali kafannya sudah dibuka sebelum peti dirapatkan.
Selesai. Sekalipun tidak bisa turun tangan dalam merawat Simbah, tetapi kami lega, bisa melihat perawatan Simbah yang begitu baik.
Kebetulan juga kami dibolehkan untuk ikut menyolatkan di lokasi pengkafanan tadi. Stelah itu jenazah Simbah dibawa ambulance menuju Makam dikampung kami. Tidak boleh dibawa pulang ke rumah.
Anak cucu menyambut dengan Isak tangis, beberapa berwudhu untuk bisa menyolatkan Simbah walaupun hanya di dekat mobil ambulance.
Tak kuasa melihat peti yang terbungkus plastik itu digotong menuju liang lahat. Simbah akan beristirahat dengan tenang dan damai. Semoga Allah mengampuni dosa dosa Simbah, dan menerima doa keluarganya.
Aku hanya ingat piweling Simbah sama suamiku.
Kalau hujan, antarlah istrimu ke sekolah. 

Insya Allah Mbah, piweling ini akan membuat kita ingat terus. Apalagi kalau cuaca mendung,gerimis,hujan lebat, aku pasti diantar.

Ahad, 6 Desember 2020
# dalam kenangan#






Kamis, 03 Desember 2020

Kenapa Harus Meluangkan Waktu Untuk Refreshing?

Rutinitas yang dilakukan sehari-hari tentunya membuat kita merasa lelah baik fisik maupun mental. Melakukan kegiatan seperti bekerja, sekolah, dan mengurus rumah seringkali menimbulkan rasa bosan dan penat. Belum lagi jika ditambah dengan tumpukan tugas dan pekerjaan yang bisa bikin stress.

Kebanyakan orang kadang bekerja dan belajar hingga lupa bahwa otak juga butuh di-refresh. Terus-menerus mengerjakan suatu hal tanpa istirahat malah akan membuat kesehatan terganggu. Pikiran dan tubuhmu merupakan aset yang berharga seumur hidupmu. Seperti komputer yang butuh F5, dirimu juga butuh istirahat supaya tetap optimal.

Pilihan Dalam Melakukan Refreshing 

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran. Bisa dengan meluangkan waktu untuk berkumpul bersama dengan keluarga atau teman. Berbagi cerita atau melakukan kegiatan yang disukai bersama-sama akan memperbaiki mood.

Refreshing bukan melulu soal pergi berwisata ke tempat yang jauh, mahal, atau dengan waktu  yang lama. 

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan refreshing. Meluangkan waktu untuk refreshing juga tidak selalu harus dengan jangka waktu yang panjang. Meluangkan waktu selama satu atau dua hari pun sudah cukup untuk beristirahat dari rutinitas.


Rutin meluangkan waktu untuk refreshing bisa menurunkan risiko timbulnya gangguan mental seperti depresi. Hal itu dikarenakan dengan melakukannya, seseorang bisa memperoleh ketenangan jiwa. Otot-otot yang menegang akibat melakukan pekerjaan secara terus-menerus bisa membuat seseorang lebih emosional.


Melakukan kegiatan untuk refreshing bisa membuat seseorang menjadi lebih bahagia. Hal itu dikarenakan melakukan hobi yang disukai atau bertemu dengan orang tersayang bisa meningkatkan hormon serotonin dan oksitosin.

#Friends club , happy moms#


Kenikmatan yang didapat umat Islam dengan menjaga tali silaturahmi

Dalam agama Islam menjalin silaturahmi sangat penting. Sebab, dengan bersilaturahmi terdapat kebaikan di dalamnya. Misalnya saja, seseorang akan semakin dekat hubungan persaudaraan atau pertemanan karena seringnya bersilaturahmi.

Silaturahmi sendiri secara bahasa berarti menghubungkan tali kekerabatan dan menyambungkan kasih sayang demi kebaikan. Pentingnya silaturahmi juga dijelaskan dalam surat Al Anfaal ayat 63, "Kalau kalian tidak mengerjakan apa yang Aku perintahkan itu (yaitu untuk berukhuwah, bersilaturahmi) tentu akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar".

Bagi orang yang selalu menjaga tali silaturahmi, Allah akan memanjangkan umurnya. Selain itu, dengan bersilaturahmi Allah akan mempermudah rezeki seseorang.

Terdapat beberapa keutamaan bagi orang yang selalu menjaga tali silaturahmi, seperti dikutip buku, Love Banget Sama Silaturahmi, karya Kinoysan:

1. Dicintai Allah

Orang yang menjaga tali silaturahmi akan dicintai oleh Allah SWT. Dengan dicintai sang Maha Kuasa tentu dijamin kehidupan yang baik, dari lahir batin, dunia dan akhirat. Seperti dalam hadis Abu Hurairah, "Sesungguhnya seorang lelaki pergi mengunjungi saudaranya yang tinggal di suatu negeri, maka Allah SWT mengirim malaikat untuk mengawalnya selama perjalanan. Setelah malaikat bertemu dengan orang tersebut malaikat tadi bertanya, "Mau ke mana kamu?". Orang itu menjawab, "Aku mengunjungi saudaraku di suatu negeri". Malaikat kembali bertanya, "Apakah kamu mengharapkan suatu nikmat darinya?". Jawabnya, "Tidak. Aku tidak ada maksud selain mencintainya semata-mata karena Allah". Dan malaikat berkata, "Aku adalah utusan Allah kepadamu. Memberi kabar kepadamu bahwa sesungguhnya Allah mencintaimu seperti cintamu kepada saudaramu".

2. Nikmat iman

Orang-orang yang mencintai orang lain karena Allah, dan membenci seseorang karena Allah maka dia berada di jalan yang mendapatkan nikmatnya iman. "Tiga perkara yang barang siapa pada dirinya terdapat tiga perkara tersebut, maka ia akan merasakan manisnya iman yaitu, (1) jika dia mencintai Allah dan RasulNya lebih dari cintanya kepada yang lain; (2) merasa senang dan benci karena Allah; (3) lebih menyukai api yang menyala-nyala (siksa) daripada harus berbuat syirik kepada Allah". (HR Muslim).


Dengan adanya iman yang kuat, sebesar apa pun permasalahan kehidupan dan seberat apa pun ujian yang dihadapi maka akan selalu membuat ridho dan ikhlas pada ketentuan Allah.

3. Dinaungi Allah pada hari kiamat

Dalam berbagai kisah dan riwayat diterangkan jika hari kiamat adalah hari yang penuh huru hara. Hari kiamat juga merupakan hari yang tidak ada perlindungan selain naungan dari Allah SWT. Dengan demikian beruntunglah orang-orang yang berada dalam lindungan dan naungan Allah. Namun sebaliknya, celakalah orang-orang jauh dari Allah.

"Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada saat tiada naungan kecuali hanya naunganNya, yaitu imam yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dalam keadaan beribadah kepada Allah, seorang lelaki yang hatinya selalu terikat dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul karenaNya dan berpisah juga karenaNya, seorang lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai jabatan, kecantikan namun ia mengatakan, 'sesungguhnya aku takut kepada Allah!', seorang yang mengeluarkan sedekah kemudian menyembunyikannya, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanannya, dan seorang lelaki yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sendirian, kemudian kedua matanya basah dengan genangan air matanya". (HR Bukhari).

4. Masuk surga

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Kamu tidak akan masuk ke dalam surga hingga beriman dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai". (HR Muslim).

Dengan begitu jelas jika orang-orang yang menegakkan silaturahmi dan saling mencintai karena Allah adalah orang-orang yang beriman dan mendapatkan jaminan surga.

5. Persaudaraan akan abadi

Orang-orang yang mencintai sesama karena Allah maka persaudaraan itu akan abadi sampai kelak di hari kiamat. "Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa". (QS Az Zukhruf :67). 

#renungan-dipetang -hari#

Dari"merdekawordpers"


Rabu, 02 Desember 2020

Jatuh Hati sama Si Kribo

Ini si Kribo. Namanya memang demikian. Jenis bunga gantung yang bisa menghiasi teras rumah. Daunnya rapat, tebal dan menyenangkan bila dipandang.
Oh kribo
Lop u


Setidaknya saya bisa megalihkan kejenuhan antre di BNI Wonosari


Selasa, 01 Desember 2020

Hasil Pas PAI-SMA

Kamu itu indah, maka bersyukurlah
*************************************
Alhamdulillaah, puji syukur kepada Allah, atas nikmatnya ujian PAI selesai dilalui.

Menurut informasi CBT, nilai nya dapat meraih angka tertinggi, artinya soal bisa ditaklukkan beberapa siswa.

Namun ada juga yang hasilnya rendah, mungkin kurang teliti atau tidak mencermati materi secara mendalam.

Yang benar benar saya cermati bukan saja pada angka hasil nilai ujian, tapi seberapa lama mereka membaca soal dan memilih jawaban.
Durasi waktu yang mereka pakai, tampak jelas terlihat di catatan aplikasi CBT. Tidak buruk, karna banyak siswa yang mengerjakan satu sampai dua jam lebih.

Beberapa anak yang mengerjakan dengan durasi singkat saya amati dan saya kenali betul. Saya hubungkan dengan hasilnya. Apakah waktu singkat itu hasilnya bagus.
Ternyata sangat berhubungan erat, yakni jika mengerjakan nya cepat, nilainya rendah.

Saya menyayangkan, mengapa kesempatan baik tidak digunakan dengan baik juga.

Andaikan lebih lama membaca soal, dan sabar dalam mencari jawaban lewat buku atau internet pasti hasil nya akan maksimal.

Ya sudahlah, semua saya kembalikan pada pilihan masing masing.
Saya puas dengan hasil secara keseluruhan, tapi saya akan lebih puas jika saya tak melihat durasi waktu beberapa anak hanya dalam beberapa menit.

Perbaiki kerjamu...
Agar ada perubahan pada prestasimu.

#tetapjujur#